Showing posts with label Penghargaan. Show all posts
Showing posts with label Penghargaan. Show all posts

Raih Adipura Kirana

Kota Madiun sukses sudah menerima ke 11 kali piala penghargaan adipura. Dan penghargaan yang Tahun ini Kota Madiun berhasil mendapatkan penghargaan tahun ini. Dan penghargaan yang diterima adalah Piala Kategori Adipura Kirana. Adipura Kirana adalah penghargaan Adipura yang diberikan kepada kota/ibukota kabupaten yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi melalui Trade, Tourism, and Investment berbasis pengelolaan lingkungan hidup (attractive city).


Wakil Wali Kota Madiun Sugeng Rismiyanto saat menerima piala Adipura Kirana 2016 dari Wakil Presiden Presiden RI Jusuf Kalla dengan didampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar di Istana Sri Indrapura, Kabupaten Siak, Provinsi Riau pada Jumat (22/7).

Kota Madiun berhasil meraih penghargaan di bidang lingkungan hidup yakni Adipura Kirana tahun 2016 untuk tingkat kota sedang dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). itu artinya koleksi Piala Adipurna Kota Madiun resmi bertambah menjadi 12. Tidak hanya itu saja, tahun ini bersamaan dengan suksesnya meraih Adipura Kirana, Kota Madiun juga mendapat sertifikat Adiwiyata Mandiri untuk empat sekolahan. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla dengan didampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar di Istana Sri Indrapura, Kabupaten Siak, Provinsi Riau pada Jumat (22/7).  
Wakil Walikota Kota Madiun Sugeng Rismiyanto mengatakan, Piala Adipura Kirana tersebut berhasil diraih tak lepas dari inovasi Pemkot Madiun yang mampu menggabungkan pengelolaan bidang ekonomi, wisata, dan investasi yang berbasis lingkungan hidup. Dia mencontohkan Bank Sampah Winongo yang mampu mendaur ulang sampah rumah tangga hingga bernilai ekonomi. terobosan itu pula masuk top 99 inovasi pelayanan publik terbaik versi Kemenpan RB. Selain itu, pemanfaatan gas metan di tempat pembuangan akhir (TPA) Winongo untuk 200 rumah tangga di sekitarnya juga dinilai luar biasa sehingga mengurangi kebutuhan pembelian bahan bakar.
Wakil Walikota Madiun Sugeng Rismiyanto menyerahkan Piala Adipura Kirana kepada Kepala DKP Suwarno.
Hal lain yang membuat Kota Madiun layak membawa pulang Piala Adipura Kirana adalah upaya pemkot dalam pembuatan 3.801 sumur resapan di bawah trotoar yang tersebar di 31 ruas jalan di Kota Madiun. Sumur resapan itu berfungsi sebagai tangkapan air untuk mengurangi genangan setelah hujan deras mengguyur, sekaligus tambahan cadangan air tanah. Untuk Tahun ini sendiri ada pengklasifikasian Piala Adipura. Yakni, Adipura Buana, Adipura Kirana, dan Adipura Paripurna. Tahap penilaiannya juga mengacu pada indikator yang lebih kompleks.  Adapun, Kota Madiun tahun ini juga masuk dalam nominasi peraih Adipura Paripurna. Ditargetkan tahun depan Adipura Paripurna dapat tercapai. 
Sekda Kota Madiun Maidi menambahkan, raihan Piala Adipura ke-12 tak lepas dari partisipasi masyarakat dalam program Green and Clean di 27 Kelurahan. Selain itu komitmen lembaga pendidikan membidik label sekolah Adiwiyata. Bahkan, empat dari sekolah yang diajukan yakni SMAN 4, SMPN 11, SMPN 13 dan SDN Patihan semuanya berhasil mendapat sertifikat Sekolah Adiwiyata Mandiri.
Piala Adipura Kirana diarak keliling Kota Madiun
Sesuai rencana serta untuk menebus rasa penasaran masyarakat Kota madiun terhadap penghargaan tertinggi biang kebersihan dan pengelolaan lingkungan tersebut, akhirnya kemarin (25/07/2016) Piala Adipura Kirana plus empat Trophy Adiwiyata Mandiri sengaja dikirab keliling kota Madiun. Rombongan kirab Adipura yang dilepas Wakil Walikota Sugeng Rismiyanto di balai Kota tersebut diarak dengan sebuah mobil bak terbuka. Menyusul kendaraan dibelakangnya yang membawa Trophy Adiwiyata Mandiri.

Empat Piala Tingkat Nasional Adiwiyata Mandiri

Wakil Walikota Madiun, Sugeng Rismiyanto mengatakan, piala adipura yang diterima pemerintah kota Madiun dari Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla,tidak lepas dari peran serta masyarakat. Karena itu, wawali meminta kepada seluruh masyarakat menyadari pentingnya kebersihan lingkungan.
Orang nomor dua di Kota Madiun ini meminta masyarakat dan seluruh stakeholder tidak hanya bangga atas raihan piala adipura kirana, karena masih ada penghargaan tertinggi yakni Adipura Paripurna. Salah satu indikator penilaian Adipura Kirana, antara lain keberhasilan pemerintah kota mendorong pertumbuhan ekonomi yang bertumpu pada perdagangan, pariwisata, investasi dan lingkungan hidup.
�Capaian ini harus kita apresiasi, karena ini capaian kita semua. Yang jelas ini tingkat perekonomian yang signifikan, dibidang perdagangan, ivestasi. Tentu saya yang berwawasan lingkungan,� ungkapnya kepada Radio Republik Indonesia, Senin (25/7/2016).
Adiwiyata Mandiri yang diraih 4 sekolah
Selain piala Adipura Kirana, pada kesempatan yang sama, empat kepala sekolah penerima Piala Adiwiyata Mandiri juga ikut melakukan kirab keliling kota. Empat sekolah asal Kota Madiun dari 21 peraih Adiwiyata Mandiri se Jawa Timur, yakni Kepala SDN Patihan, SMP N 11, SMP N 13 dan SMA N 4. Indikator penilaian sekolah adiwiyata Mandiri, antara lain ditekankan pada kesuksesan sekolah memberikan pembinaan pendalaman kepada siswa, sehingga dapat bertanggungjawab atas dirinya sendiri untuk selalu menjaga lingkungan hidup di dalam dan luar sekolah.
Piala Adipura Kirana diserahterimakan oleh Wapres RI, Jusuf Kalla kepada Wakil Walikota Madiun, Sugeng Rismiyanto sedangkan Piala Adiwiyata Mandiri diserahterimakan dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Siti Nurbaya kepada empat kepala sekolah di Halaman Kesultanan Siak Sri Indrapura, Kabupaten Siak Provinsi Riau dalam rangka Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Anugerahi Kota Madiun dengan Penghargaan Samkaryanugraha Parasamya

Penerimaan Penghargaan ini diberikan langsung oleh Presiden Joko Widodo.
Kepemimpinan Walikota Madiun, H. Bambang Irianto, SH, MM, yang sarat prestasi, di periode kedua kepemimpinannya kembali menyabet penghargaan prestisius tingkat Nasional di bidang pemerintahan dan kenegaraan. Setelah berkali-kali mendapatkan penghargaan di berbagai bidang, akhirnya kota Madiun mendapatkan penghargaan tertinggi di bidang pemerintahan dan kenegaraan. Penghargaan Samkaryanugraha Parasamya Purnakarya Nugraha tersebut dianugerahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia kepada Walikota Madiun, H. Bambang Irianto, SH, MM di Istana Negara pada hari Selasa 28 April 2015.

Samkaryanugraha Parasamya Purnakarya Nugraha merupakan penghargaan supremasi tertinggi di bidang pemerintahan dan kenegaraan yang diberikan oleh Presiden Republik Indonesia kepada kota/kabupaten/daerah tingkat II yang berhasil menyelenggarakan pemerintahan dengan baik selama tiga tahun berturut turut. 
Kota Madiun sebagai salah satu Penyelenggara Pemerintahan Daerah terbaik berdasarkan evaluasi kinerja mencapai prestasi dan capaian kinerja yang tinggi di berbagai pelayanan publik baik fisik maupun non fisik dan meningkatkan taraf hidup dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat diantaranya kesehatan, pendidikan, perekonomian, lingkungan hidup dan pariwisata. Hal tersebut merupakan indikator keberhasilan 

Kota Madiun sebagai daerah dalam menerapkan Undang - Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Keberhasilan yang diraih Pemerintah Kota Madiun dibawah kepemimpinan Bapak H. Bambang Irianto,SH,MM ini tentu tidaklah lepas dari partisipasi dan sinergi yang erat antara pemerintah daerah dengan warga masyarakat. Dan prestasi ini diharapkan dapat mendongkrak motivasi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah yang inovatif dan berkualitas untuk Kota Madiun lebih maju dan sejahtera.

Perlu diketahui bahwa penghargaan tiga kali berturut turut yang diraih Kota Madiun dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah terbaik yaitu:
Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Tahun 2012,
Tahun 2013: Penyelenggara Pemerintahan Kota Terbaik Kedua Tingkat Nasional berdasarakan Evaluasi Kinerja .
Tahun 2014 : Penyelenggara Pemerintahan Kota Terbaik Kedua Tingkat Nasional berdasarkan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Tahun 2013.
Tahun 2015 :Penyelenggara Pemerintahan Kota Terbaik Pertama Tingkat Nasional berdasarakan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Tahun 2014.
Penghargaan tertinggi ini menjadi kado istimewa kota Madiun dalam menyongsong hari jadinya yang ke-97 yang diperingati setiap tanggal 20 Juni tiap tahunnya. Penghargaan ini sekaligus melengkapi berbagai penghargaan yang diterima oleh Kota Madiun sejak dipimpin oleh H. Bambang Irianto. "Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat, stakeholder dan seluruh PNS Kota Madiun atas diraihnya penghargaan ini karena tanpa peran serta seluruh komponen di Kota Madiun, tidak mungkin kota Madiun mampu meraih tanda kehormatan tertinggi ini. Saya juga berharap dengan diraihnya penghargaan tertinggi ini, justru semakin memacu semangat seluruh stakeholder dalam proses pembangunan di Kota Madiun sehingga Kota Madiun yang kita cintai bersama ini akan semakin maju lagi ke depannya," harap Walikota Madiun.
sumber : www.facebook/humas protokol kota madiun

Popular Posts

Blogroll

Lacak resi JNE di sini
Lacak resi TIKI di sini:
Lacak resi POS Indonesia:
Powered by Blogger.
Copyright © Info Kota Madiun dan Surabaya | Powered by Blogger
Design by Viva Themes | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com