Showing posts with label Ekonomi Kota Madiun. Show all posts
Showing posts with label Ekonomi Kota Madiun. Show all posts

Fungsi dan Cara Kerja Jantung




Fungsi Jantung
Secara umum fungsi jantung yang utama adalah memompa darah ke seluruh tubuh dan menampungnya kembali setelah dibersihkan organ paru-paru. Hal ini berarti bahwa fungsi jantung manusia adalah sebagai alat atau organ pemompa darah pada manusia. Pada saat itu jantung menyediakan oksigen darah yang cukup dan dialirkan ke seluruh tubuh, serta membersihkan tubuh darih hasil metabolisme (karbondioksida). Sehingga untuk melaksanakan fungsi tersebut jantung mengumpulkan darah yang kekurangan oksigen dari seluruh tubuh dan selanjutnya memompanya ke paru-paru, dengan cara darah pada jantung mengambil oksigen dan membuang karbondioksida. Pada jantung darah yang kaya akan oksigen yang berasal dari paru-paru dipompa ke jaringan seluruh tubuh manusia.
Bertambahnya usia seseorang, akan sangat berpengaruh terhadap fungsionalitas jantung itu sendiri. Hal ini berarti karena jantung bekerja secara terus menerus selama manusia hidup, akan berpengaruh terhadap kemampuan fungsi jantung secara berangsur akan mengalami penurunan. Dan hal ini akan semakin drastis penurunan fungsi jantung apabila terdapat keadaan lain yang mempengaruhi fungsi jantung itu sendiri. Misalnya terjadi infeksi otot jantung atau selaput otot miokarditis atau perikarditis, berkurangnya oksigen karena penyempitan pembuluh darah yang menyuplainya sering disebut sebagai penyakit jantung koroner, bertambahnya massa otot karena meningkatnya tekanan, dan sebagainya.

Cara Kerja Jantung
Jantung bekerja melalui mekanisme secara berulang dan berlangsung terus menerus yang juga disebut sebagai sebuah siklus jantung sehingga secara visual terlihat atau disebut sebagai denyut jantung. Melalui mekanisme berselang-seling, jantung berkonstraksi untuk mengosongkan isi jantung dan melakukan relaksasi guna pengisian darah. Secara siklus, jantung melakukan sebuah periode sistol yaitu periode saat berkontraksi dan mengosongkan isinya (darah), dan periode diastol yaitu periode yang melakukan relaksasi dan pengisian darah pada jantung. Kedua serambi mengendur dan berkontraksi secara bersamaan, dan kedua bilik juga mengendur dan berkontraksi secara bersamaan pula untuk melakukan mekanisme tersebut.

Sel otot jantung melakukan kontraksi dengan tujuan untuk memompa darah yang dicetuskan oleh sebuah potensi aksi dan menyebar melalui membrane sel otot. Ketika melakukan kontraksi, jantung menjadi berdenyut secara “berirama”, hal ini akibat dari adanya ptensi aksi yang ditimbulkan oleh kegiatan diri jantung itu sendiri. Kejadian tersebut diakibatkan karena jantung memiliki sebuah mekanisme untuk mengalirkan listrik yang ditimbulkannya sendiri untuk melakukan kontraksi atau memompa dan melakukan relaksasi. Mekanisme aliran listrik yang menimbulkan aksi tersebut dipengaruhi oleh beberapa jenis elektrolit seperti K+, Na+, dan Ca++. Sehingga apabila didalam tubuh terjadi gangguan pada kadar elektrolit tersebut maka akan menimbulkan gangguan pula pada mekanisme aliran listrik pada jantung manusia.

Otot jantung menghasilkan arus listrik dan disebarkan ke jaringan sekitar jantung dan dihantarkan melalui cairan-cairan yang dikandung oleh tubuh. Sehingga sebagian kecil aktifitas listrik ini mencapai hingga ke permukaan tubuh misalnya pada permukaan dada, punggung atau pada pergelangan atas tangan, dan hal ini dapat dideteksi atau direkam dengan menggunakan alat khusus yang disebut dengan ElectroKardioGram (EKG). Jadi fungsi EKG adalah merekam aktifitas listrik di cairan tubuh yang dirangsang oleh aliran listrik jantung yang muncul hingga mencapai permukaan tubuh. Berbagai komponen pada rekaman EKG dapat dikorelasikan dengan berbagai proses spesifik di jantung. EKG dapat digunakan untuk mendiagnosis kecepatan denyut jantung yang abnormal, gangguan irama jantung, serta kerusakan otot jantung. Ini disebabkan oleh karena adanya aktivitas listrik yang dapat memicu aktivitas secara mekanis, sehingga apabila terjadi kelainan pola listrik, maka biasanya juga akan disertai adanya kelainan mekanis atau otot jantung manusia.

Setiap darah yang kehabisan oksigen dan mengandung terlalu banyak darah kotor (carbondiocsida), dari seluruh tubuh mengalir melalui dua vena besar untuk menuju ventrikel kanan. Hal ini berlangsung setelah pada atrium kanan terisi darah, yang selanjutnya mendorong darah ke dalam ventrikel kanan. Selanjutnya dipompa melalui katub pulmoner ke dalam arteri pulmonalis dan menuju ke paru-paru. Dari paru-pari darah mengalir melalui pembuluh yang sangat kecil yang disebut kapiler, dan mengelilingi kantong udara pada paru-paru dan menyerap oksigen untuk melepaskan karbondioksida guna mengalirkan darah ke dalam vena pulmonalis menju ke atrium kiri. Peredaran darah di antara bagian kanan jantung, paru-paru dan atrium kiri disebut sirkulasi pulmoner. Ketika darah berada pada atrium kiri, selanjutnya didorong menuju ventrikel kiri, da selanjutnya akan memompa darah bersih melalui katup aurta masuk ke dalam aorta yang merupakan arteri terbesar dalam tubuh manusia. Pada darah yang kaya oksigen tersebut kecuali pada paru-paru, maka disediakan untuk kepentingan seluruh tubuh manusia.

Fungsi Jantung Tidak Normal
Kalau terjadi penurunan fungsi jantung maka kinerja jantung tidak normal sehingga menimbulkan penyakit jantung. Ada beberapa jenis penyakit jantung yg disebabkan fungsi jantung yang tidak normal sbb:
1. Penyakit Jantung Koroner yaitu penyumbatan pada pembuluh darah yang memberi makan otot jantung (pembuluh koroner) karena endapan lemak dan kolesterol. Bila darah tidak mengalir sama sekali karena arteri koroner tersumbat, penderita dapat mengalami serangan jantung yang mematikan.
2. Penyakit Jantung Bocor adalah suatu kondisi dimana terdapat lubang pada sekat jantung akibat kelainan struktur jantung. Secara garis besar penyakit ini merupakan penyakit bawaan sejak lahir. Pada kasus jantung bocor, sirkulasi darah kotor yang mengalir ke sirkulasi darah bersih sehingga bayi menjadi biru. Bila terlalu banyak darah kotor beredar ke sirkulasi darah bersih dan memasuki organ-organ penting seperti otak, maka bisa terjadi sesak napas, disertai kejang, bahkan kematian.
3. Penyakit Lemah Jantung adalah keadaan bila jantung tidak bisa memompa jumlah darah yang cukup ke anggota badan. Ini disebabkan otot jantung semakin besar sehingga kemampuannya untuk memompa akan lebih menurun. Ini merupakan salah satu dari banyak akibat jika tekanan darah tinggi atau penyakit hipertensi.
Itulah beberapa jenis penyakit yang disebabkan karena fungsi jantung yang menurun atau tidak normal.

Perayaan HUT RI di Madiun dimeriahkan dengan kegiatan fun bike yang diadakan Mapolresta Madiun dan Yonif Linud 501/BY.




Info Kota MADIUN — Polres Madiun Kota bersama Batalyon Infanteri Lintas Udara 501/Bajra Yudha menggelar fun bike dalam rangka perayaan HUT Ke-70 Republik Indonesia (RI), Minggu (6/9/2015) pagi.
 
Peserta fun bike memulai perjalanan mereka dari Mapolresta Madiun. Ratusan peserta tersebut lantas melewati arena Car Free Day (CFD) Kota Madiun atau Jl. Pahlawan untuk menuju garis finish di Markas Yonif Linud 501/BY. “Dengan jiwa kepahlawanan kita tingkatkan kemanunggalan TNI dan Polri bersama masyarakat demi terciptanya stabilitas keamanan yang kondusif,” tertulis dalam spanduk acara fun bike dalam rangka perayaan HUT RI itu.

Salah seorang pengunjung Car Free Day Madiun (CFD) Madiun, Amirullah, 46, mengatakan sinergisitas antara Polri dan TNI memang harus terjaga. Menurut dia, kerukunan tersebut bakal menjadi teladan atau contoh yang baik bagi masyarakat. Bukan hanya saat perayaan HUT RI, Amirullah berharap, instansi Polri dan TNI juga bisa menggelar kegiatan bersama masyarakat lebih intens.

Dua Anggota DPRD Madiun Pilih Walk Out saat Bahas Raperda P-APBD 2015




Info Kota Madiun : Dua anggota DPRD Kota Madiun memilih walk out  (WO) pada acara pembahasan raperda tentang perubahan APBD (P-APBD) Pemerintah Kota Madiun Tahun Anggaran 2015. Dua wakil rakyat tersebut, yakni Rina Hariyati (Gerindra) dan Marsidi Rosyid (PKB). WO dilakukan pasca ketua DPRD, Istono memberikan penjelasan tentang hasil atau kesepakatan pembahasan raperda.
 
Rina Hariyati yang juga Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Madiun mengatakan, aksi walk out dilakukan bukan tanpa alasan. Menurut Rina, sesuai kesepakatan dan komitmen bersama anggota dewan, pembahasan raperda khusus hari Sabtu dan Minggu ditiadakan atau tidak terjadwal oleh Badan Musyawarah (Banmus) dewan. 

Rina menyatakan selain berkaitan dengan waktu, pembahasan raperda juga tidak dapat dipaksakan, sebab banyak dokumen dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang belum sesuai karena bersifat gelondongan atau tidak terperinci. Hal tersebut membuat dewan kesulitan mengkritisi atau mengontrol kegiatan SKPD.

“Kemarin kan komitmen awal sabtu dan minggu tidak ada jadwal untuk pembahasan, ternyata di banmus ada penjadwalan ulang menjadi ada. Padahal kalau untuk memaksakan jadwal tersebut belum ada kesepakan dengan yang lainnya. Disamping itu target pembahasan ini bila diupayakan harus selesai, dengan melihat sistem pembahasan yang seperti ini jelas tidak bisa dipaksakan, karena kita menerimanya juga gelondongan,”Ungkap Rina kepada Radio Republik Indonesia, Jum’at(4/9/2015).

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Madiun, Istono mengaku kecewa dengan sikap dua anggota dewan yang walk out sebelum pembahasan raperda dimulai. Menurut Istono, jika aksi WO yang dilakukan anggotanya berkaitan dengan waktu bukan menjadi alasan yang tepat, sebab sebelumnya sudah menjadi kesepakatan bersama.

Istono menjelaskan, Jum’at(4/9/2015), Banmus DPRD menjadwalkan ada pembahasan delapan SKPD, diantaranya Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo), Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Dinas Kesehatan dan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP). Pembahasan raperda terus dilakukan, sebab sesuai jadwal akhir September nanti, harus selesai dilaksanakan.

“Ya kalau dibilang kecewa ya kecewa, karena pembahasan ini kan sudah sesuai dengan aturan, sesuai dengan kesepakatan, prosedur juga sudah kita lalui. Waktu memutuskan ya beliaunya ada. Menurut saya ya tidak ada alasa, tapi kalau dia mempersoalkan kan ya tetap alasan bagi mereka,”Tandasnya. (Eka Wulan)

Harga Sapi di Madiun Merangkak Naik Jelang Lebaran Haji




Info Kota MADIUN Harga sapi di Pasar Hewan Kota Madiun, Jawa Timur (Jatim) mulai merangkak naik  menjelang Iduladha yang jatuh pada 24 September 2015. Kenaikkan harga menjelang Lebaran Haji 2015 tersebut dianggap wajar oleh penjual dan pembeli sapi di Pasar Hewan Madiun.
 
Salah seorang pedagang sapi, Bejo, 78, mengatakan harga sapi mesti naik menjelang Lebaran Haji 2015. Menurut dia, kenaikkan harga sapi saat ini masih terpantau sekitar Rp500.000 sampai Rp1,5 juta per ekor. Bejo mencontohkan anakan sapi jenis limousin yang dibawa ke Pasar Hewan Madiun, Kamis (27/8/2015), dijual dengan harga sekitar Rp7 juta per ekor.

“Pasaran [hewan] Pon lalu [anakan sapi limosin] tidak sampai harga Rp7 juta. Sekarang harga sapi sudah mulai naik, yakni sekitar Rp500.000 sampai Rp1,5 juta per ekor. Kenaikkan harga itu juga tergantung besar dan kecilnya sapi,” ujar Bejo kepada Madiunpos.com di Pasar Hewan Madiun, Kamis.

Pedagang sapi di Pasar Hewan Madiun lainnya, Yanto, 56, memprediksi kenaikkan harga sapi terus merangkak naik hingga menjelang Iduladha 2015. Menurut dia, tingginya harga daging sapi eceran di pasar juga mempengaruhi  harga sapi.

Ditanya prediksi kenaikkan harga sapi pada musim Lebaran Haji 2015, Yanto mengatakan, bisa lebih dari Rp5 juta. “Hampir semua sapi harganya  naik pada musim Iduladha 2015. Tidak hanya sapi potong khusus, harga sapi lokal hasil ternak petani di Madiun dan sekitarnya juga akan naik. Kenaikkan harga sapi sedikit-banyak tergantung juga dengan perubahan harga kebutuhan pokok masyarakat. Semoga harga kebutuhan tidak terus naik,” jelas Yanto.

PT Pertamina Madiun Mulai Layani Penebusan BBM Jenis Pertalite




Info Kota Madiun : PT Pertamina (Persero) Madiun melaunching sekaligus membuka pelayanan penebusan Bahan Bakar Minyak (BBM) varian baru jenis Pertalite, Selasa(1/9/2015). Sejumlah Stasiun Pengisian Bakar Umum (SPBU) yang sudah menyediakan Pertalite non subsidi, yakni SPBU Jalan Yos Sudarso, SPBU Dolopo dan SPBU Mlilir Madiun.
 
Wakil Ketua Hiswana Migas Madiun, Agus Wiyono mengatakan, animo masyarakat menyambut BBM jenis Pertalite diklaim cukup tinggi. Dengan hadirnya BBM varian baru tersebut, masyarakat dihadapkan dengan berbagai pilihan, mulai premium, pertalite dan pertamax dengan selisih harga sekitar Rp 1.000 per liter.

Agus Wiyono menyatakan, dengan dilaunchingnya Pertalite, kedepan diharapkan mampu menggeser tingkat konsumsi premium, yang saat ini masih menjadi bahan bakar dominan di masyarakat. Berkaitan dengan harga, PT Pertamina mematok Rp 8.400 setiap liter. Harga pertalite kemungkinan akan bersifat fluktuatif tergantung harga minyak dunia.

“Diharapkan seperti itu, biar bagaimanapun premium adalah barang bersubsidi, pemerintah tidak mau terbebani dengan subsidi. Artinya dengan adanya pertalite ini, masyarakat banyak pilihan. Kalau kita bicara subsidi, stoknya kan terbatas daripada antre-antre. Nah dari situ PT Pertamina memberikan solusi. Jadi pertalite itu harganya tergantung harga minyak dunia ya, harga internasional. Kalau menurut saya kecenderungan ya harganya fluktuatif lah, la ini saja dollar naik, buktinya harga pertalite juga nggak dinaikkan,”Ungkap Agus kepada Radio Republik Indonesia, Selasa(1/9/2015).

Agus Wiyono menjelaskan, keberadaan pertalite saat ini terdapat di sejumlah kota-kota besar, seperti Jakarta, Surabaya dan Malang terutama berada di jantung-jantung kota atau jalur strategis. PT Pertamina memberlakukan kebijakan penebusan di setiap SPBU minimal delapan kilo liter pertalite.

Disisi lain, BBM non subsidi varian baru yang dikeluarkan PT Pertamina ini memiliki Research Octane Number (RON) 90 yang diklaim sesuai anjuran produk kendaraan, terutama jenis matic, injection maupun mesin kendaraan berteknologi  VVT-i. 

“Pertalite ini sudah sesuai anjuran, begitu kita bukak tangki BBM, pasti kendaraan itu ada tulisannya RON 90,”Tandasnya. (Eka Wulan)

Popular Posts

Blogroll

Lacak resi JNE di sini
Lacak resi TIKI di sini:
Lacak resi POS Indonesia:
Powered by Blogger.
Copyright © Info Kota Madiun dan Surabaya | Powered by Blogger
Design by Viva Themes | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com